aku dan kamu adalah hujan dan teduh
yang ditakdirkan berada di satu jalur yang sama
tapi bukan untuk berada ditempat yang sama
aku bukanlah pelangi yang bisa saja hadir saat hujan
yang bisa saja berada di satu tempat yang sama denganmu
kita adalah orang yang tidak tahu diri yang memaksakan satu demi satu
hal hal yang kita inginkan
kita bagaikan penangkap badai yang justru semakin mendekat ketika badai datang mendekat
entah harus bangga atau menyesal
telah menjadi seorang seperti ini
entah harus tertawa atau merasa bodoh
mengikatkan kaki dan tangan di ikatan yang salah
tidaklah seperti sepatu mahal yang solnya terekat kuat
tidaklah menyerupai baju mahal yang kainnya lembut
kita hanyalah perahu
yang terombang ambing di lautan hidup
yang bahkan tidak memiliki layar
kita bersama menunggu kemana angin membawa\
No comments:
Post a Comment